Cimahi – Mensos Gus Ipul Menteri Sosial, Gus Ipul, mengumumkan pembentukan Gugus Tugas khusus untuk mengendalikan operasional Sekolah Rakyat di berbagai wilayah.
Inisiatif ini muncul sebagai bentuk respon terhadap banyaknya laporan tentang ketimpangan pengelolaan lembaga pendidikan berbasis komunitas tersebut.

Baca Juga : Hadiri Dialog MPUII Menbud Bicara Peran Umat Islam
Gugus Tugas ini dibentuk untuk memastikan bahwa seluruh kegiatan di Sekolah Rakyat berjalan sesuai dengan standar sosial dan pendidikan yang ditetapkan.
Gus Ipul menyatakan bahwa keberadaan Sekolah Rakyat sangat penting dalam menjangkau pendidikan untuk kelompok marginal.
Namun, dia juga menekankan bahwa tanpa pengawasan, Sekolah Rakyat bisa kehilangan arah dan tidak lagi sesuai dengan tujuannya.
Pembentukan gugus tugas ini melibatkan lintas kementerian, termasuk Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta pemerintah daerah.
“Kami ingin Sekolah Rakyat tetap berjalan, tapi dengan sistem yang lebih tertib dan akuntabel,” ujar Gus Ipul.
Gugus Tugas ini akan fokus pada tiga hal utama: legalitas, kurikulum, dan perlindungan anak.
Legalitas menyangkut status kelembagaan Sekolah Rakyat yang harus terdaftar dan diketahui oleh pemerintah setempat.
Sementara kurikulum akan diarahkan agar tetap selaras dengan nilai-nilai kebangsaan dan pendidikan dasar.
Aspek perlindungan anak menjadi sorotan khusus agar tidak terjadi eksploitasi atau pelanggaran hak anak selama kegiatan belajar.
Gus Ipul menegaskan bahwa Gugus Tugas ini bukan untuk membatasi, tetapi untuk memperkuat peran Sekolah Rakyat.
ini Ia juga menyampaikan bahwa pengawasan ini tidak dimaksudkan sebagai intervensi yang kaku, melainkan pendampingan aktif.
Gugus Tugas akan dibentuk di tingkat pusat dan diperluas ke provinsi dan kabupaten/kota.
Setiap tim akan memiliki perwakilan dari unsur pemerintah, aktivis pendidikan, dan tokoh masyarakat.
Tujuannya adalah menciptakan pengawasan yang adil, transparan, dan berbasis komunitas.
Gus Ipul berharap Sekolah Rakyat bisa tetap menjadi ruang belajar alternatif yang bebas, tetapi tetap bertanggung jawab.
Selain itu, Gugus Tugas juga diberi mandat untuk melakukan pelatihan bagi pengelola Sekolah Rakyat agar memiliki kapasitas manajemen yang baik.







