Cimahi – Sebuah minibus Nissan X-Trail berwarna hitam terbakar di Underpass Dustira-Sriwijaya, Kota Cimahi, pada Jumat (21/11/2025). Peristiwa tersebut memicu kepadatan panjang dari arah Baros menuju kawasan Alun-alun Cimahi dan membuat arus lalu lintas tersendat selama proses pemadaman.
Kebakaran itu terjadi sekitar pukul 13.40 WIB, sementara petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Cimahi menerima laporan pada pukul 14.00 WIB. Enam menit kemudian, tim Damkar tiba di lokasi untuk memulai proses penanganan.
Kronologi Minibus Terbakar di Tengah Perjalanan
Komandan Regu Damkar Kota Cimahi, Indrahadi, menjelaskan bahwa pemilik minibus tersebut baru membeli kendaraan itu dari kawasan Kopo dan berniat membawanya ke sebuah bengkel di Kota Cimahi. Namun di tengah perjalanan, mobil tiba-tiba berhenti dan mengeluarkan asap tebal dari bagian depan.
“Mobil itu mati mendadak dan langsung mengeluarkan asap. Pemilik sempat mengira mesinnya hanya overheat, tetapi tak lama muncul percikan api dari kap mobil,” ujarnya.
Pemilik kemudian membuka kap depan untuk mengecek kondisi mesin. Namun tindakan itu justru membuat api semakin membesar. Dalam kondisi panik, ia meminta bantuan pengguna jalan lain yang melintas di sekitar lokasi.
Baca juga: Dirombak Ini Bocoran Perhitungan Upah Minimum 2026
Damkar Padamkan Api Selama 30 Menit
Ketika tim Damkar datang, api sudah membakar area depan mobil dan terus merambat. Petugas langsung melakukan pemadaman menggunakan peralatan ringan dan unit pemadam khusus untuk mencegah api menjalar ke area lain di bawah underpass yang cukup padat kendaraan.
“Saat kami tiba, api sudah membakar bagian depan cukup besar. Petugas memerlukan waktu sekitar 30 menit untuk memadamkannya,” kata Indrahadi.
Ia menambahkan, kerugian ditaksir mencapai Rp100 juta. Meski mobil hangus di bagian depan, pemilik dan seorang penumpang selamat tanpa mengalami luka.
Lalu Lintas Alami Kemacetan Sepanjang 2 Kilometer
Insiden tersebut membuat arus lalu lintas dari arah Baros menuju pusat Kota Cimahi terhenti sementara. Petugas kepolisian dan Dishub langsung melakukan pengalihan arus dan pengaturan kendaraan untuk mencegah kemacetan bertambah panjang.
“Kebakaran itu menyebabkan kemacetan sepanjang 2 kilometer. Anggota Polres Cimahi kemudian mengatur arus kendaraan hingga lalu lintas kembali normal,” jelas Indrahadi.
Puluhan pengendara sempat menepi untuk menghindari asap tebal, sementara sebagian lainnya berhenti untuk memastikan kondisi aman di bawah underpass.
Baca juga: Tertimpa Tenda Kepala Patung Soekarno di Indramayu Miring
Penyebab Kebakaran Diduga Gangguan Mesin
Hingga kini, Damkar Kota Cimahi masih melakukan analisis awal penyebab munculnya api. Namun dugaan sementara mengarah pada gangguan mesin atau sistem kelistrikan mobil yang memicu korsleting.
Petugas mengimbau masyarakat agar rutin melakukan pengecekan kendaraan, terutama saat membeli mobil bekas yang belum melewati pemeriksaan teknis menyeluruh.







