CIMAHI – Kota Cimahi merupakan wilayah dengan status zona risiko tinggi dari dampak Sesar Lembang. Wilayah Cimahi dengan titik terdekat dengan Sesar Lembang hanya berjarak 3 Km.
“Menurut kajian, semua wilayah Kota Cimahi itu berisiko tinggi terdampak Sesar Lembang,” kata Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Cimahi, Fithriandy Kurniawan, Rabu (21/8/2025).
Dia mengungkapkan, jarak yang tidak terlalu jauh dengan jalur Sesar Lembang membuat potensi kerusakan semakin besar.
“Salah satu sebabnya karena pergerakan di garis sesar dekat Cimahi, besaran amplifikasinya bisa dua kali lipat lebih kuat ketimbang yang di urat sesarnya,” ungkapnya.
Fithriandy menambahkan, pihaknya terus melakukan langkah-langkah antisipasi dengan melakukan penguatan edukasi mitigasi bencana.
“Kesiapsiagaan terus kita lakukan,” tandasnya.

Baca Juga : Cimahi Hapus Tunggakan PBB, Warga Hanya Bayar Pajak 2025
Sesar Lembang mengalami peningkatan aktivitas. Gempa dengan magnitudo rendah sudah 3 kali terjadi dalam sepekan terakhir yang getarannya terdeteksi di Kabupaten Bandung Barat (KBB) dan Kota Cimahi.
Tiga gempa magnitudo rendah itu terjadi pada Kamis (14/82025) dengan Magnitudo 1,8, lalu kembali terjadi pada Selasa (19/8/2025) dengan magnitudo 2,3 dan hari ini, Kamis (21/8/2025) dengan magnitudo 1,7.







