Cimahi – Viral Video Penjual Teh di Cimahi jadi Korban Penganiayaan Preman Kampung, Bermula dari Minta Teh. Seorang pedagang teh kaki lima berinisial MA di Cimahi menjadi korban penganiayaan brutal oleh orang tak dikenal (OTK) yang diduga preman kampung.
Peristiwa yang terekam CCTV ini terjadi setelah korban menolak memberikan minuman dagangannya secara cuma-cuma kepada pelaku. Video detik-detik penganiayaan tersebut kini viral di media sosial. “Pelaku datang minta minuman, tapi tidak dikasih, diduga pelaku ini dalam pengaruh minuman keras,” ungkap Iptu Gofur Supangkat, Minggu (14/12/2025). Korban menderita luka di kepala setelah dipukul menggunakan benda tumpul. Kasi Humas Polres Cimahi, Iptu Gofur Supangkat, mengkonfirmasi adanya laporan dugaan penganiayaan tersebut. Peristiwa ini terjadi di pinggir Jalan Mahar Martanegara pada Rabu (10/12/2025) sekitar pukul 17.30 WIB.
Kronologi Penganiayaan
Peristiwa ini bermula ketika korban, MA, sedang berjualan minuman teh. Pelaku yang datang menggunakan sepeda motor diduga meminta minuman kepada korban tanpa membayar. “Pelaku datang minta minuman, tapi tidak dikasih, diduga pelaku ini dalam pengaruh minuman keras,” ungkap Iptu Gofur Supangkat, Minggu (14/12/2025).
Baca Juga : Flyover Nurtanio Bandung Akhirnya Dibuka Full Akhir Tahun, Tinggal Tunggu Marka dan Lampu Jalan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/preman-kampung-cimahi-minta-minum.jpg)
Aksi kekerasan ini diduga terjadi dalam dua tahap:
Aksi Pertama: Pelaku dilaporkan menendang dan memukul korban hingga terjatuh setelah permintaannya ditolak. Peristiwa yang terekam CCTV ini terjadi setelah korban menolak memberikan minuman dagangannya secara cuma-cuma kepada pelaku. Aksi Kedua (Terekam CCTV): Pelaku sempat meninggalkan lokasi namun kembali datang ke lokasi sehari kemudian dengan membawa benda tumpul. Dari keterangan saksi, pelaku memukul MA dengan sepotong besi sebanyak dua kali, menyebabkan korban mengalami luka di kepala.
Upaya Pengejaran Pelaku
Polres Cimahi kini tengah melakukan penyelidikan dan pengejaran intensif terhadap terduga pelaku. “Kita masih lidik, saksi sudah ada yang kita mintai keterangan, termasuk rekaman video sudah kami kantongi untuk menangkap pelaku, kasus ditangani reskrim polres,” tandas Gofur. Pelaku dilaporkan menendang dan memukul korban hingga terjatuh setelah permintaannya ditolak. Polisi berharap rekaman CCTV dan keterangan saksi dapat mempercepat proses penangkapan pelaku yang telah meresahkan masyarakat dan merugikan pedagang kecil tersebut.







