Cimahi – Rommy Bantah Klaim Ketua Umum PPP versi Muktamar Jakarta, Romahurmuziy atau yang biasa disapa Rommy, membantah keras klaim bahwa Mardiono telah terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum PPP.
Pernyataan tersebut disampaikan Rommy menanggapi pemberitaan yang berkembang di sejumlah media massa dan media sosial.
Menurut Rommy, klaim yang menyatakan Mardiono terpilih secara aklamasi tidak berdasar dan menyesatkan publik.

Baca Juga : UNG Skors Ketua Panitia Diksar Mapala Buntut Mahasiswa Tewas Babak Belur
Ia menegaskan bahwa proses pemilihan ketua umum partai harus dilakukan melalui mekanisme yang sah dan sesuai AD/ART PPP.
Rommy menjelaskan bahwa Mardiono memang menjadi salah satu kandidat dalam kontestasi kepemimpinan PPP.
Namun, proses pemilihan harus melalui forum resmi yang melibatkan seluruh pengurus dan kader partai.
Proses aklamasi, menurut Rommy, adalah suatu mekanisme di mana tidak ada kandidat lain yang bersaing sehingga dipilih tanpa pemungutan suara.
Dalam kasus PPP saat ini, Rommy menegaskan ada beberapa calon yang siap bertarung untuk posisi ketua umum.
Oleh karena itu, klaim terpilihnya Mardiono secara aklamasi dianggap Rommy sebagai langkah politik yang prematur dan manipulatif.
Rommy juga menyayangkan munculnya klaim tersebut karena dapat memicu perpecahan internal di tubuh PPP.
Ia mengimbau semua pihak untuk menahan diri dan menghormati proses demokrasi internal partai.
Rommy menegaskan bahwa hanya forum Muktamar PPP yang memiliki legitimasi untuk menentukan kepemimpinan.
Sampai saat ini, Muktamar PPP yang sah belum dilaksanakan karena kondisi internal yang masih dinamis.
Rommy pun mengingatkan bahwa perpecahan dalam PPP harus segera diselesaikan agar partai kembali solid.
Ia menyampaikan bahwa dirinya tetap membuka ruang dialog dengan seluruh pihak demi kepentingan bersama.
Di sisi lain, Mardiono sendiri belum memberikan pernyataan resmi terkait klaim tersebut.
Namun, sejumlah kader pendukung Mardiono menyatakan bahwa ada konsolidasi internal yang kuat di balik klaim aklamasi itu.
Mereka berpendapat bahwa konsolidasi tersebut sebagai bentuk kesiapan PPP menghadapi Pemilu mendatang Sementara itu, sejumlah







