CIMAHI – Polres Cimahi bersiaga di pintu tol mau stasiun yang ada di wilayah Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat (KBB). Mereka akan menyisir para pelajar yang melakukan demo di Gedung DPR RI, Jakarta.
Baca Juga : Dua Bocah di Cimahi Tertimpa Atap dan Langit-langit Rumah
Beberapa titik penyekatan di antaranya Gerbang Tol Baros, Gerbang Tol Margaasih, Gerbang Tol Padalarang, batas Kota Cimahi-Bandung, Jalan Gunung Batu, serta Stasiun Cimahi.
“Jadi di titik ini kita cek kendaraan seperti mobil boks, mobil bak terbuka, bahkan mobil pribadi dikhawatirkan mengangkut pelajar yang mau dan pulang dari Jakarta,” kata Kapolres Cimahi, AKBP Niko N Adi Putra.
Niko mengungkapkan, penyisiran polisi juga dilakukan untuk mencegah keberangkatan pelajar untuk ikut bergabung dengan massa aksi yang dikabarkan akan melanjutkan demo besar-besaran di Jakarta, besok.
“Jadi sejak pagi kita sudah standby menyekat pelajar yang hendak ke Jakarta. Kemudian malam ini, kita juga akan mengecek apabila ada pelajar yang diam-diam ke Jakarta,” ungkapnya.
Baca Juga : Polda Metro Mengaku Kekurangan Personel untuk Atasi Macet di Cimahi
Niko meminta kepada setiap sekolah yang ada di Cimahi dan KBB untuk melarang siswanya terlibat secara langsung terhadap aksi demontrasi.
“Kita juga sudah sampaikan ke sekolah agar bisa mendisiplinkan pelajar jika kedapatan terlibat aksi demonstrasi dimanapun. Kita juga akan turut membina mereka,” tandasnya.
Sebelumnya, aksi demo besar-besaran terjadi di DPR RI. Gelombang demo datang dari kalangan buruh dan mahasiswa yang berujung pada kericuhan.







